Shutdown sebagai senjata balas dendam

Likuiditas rendah sedang membunuh pasar
EUR/USD
Zona kunci: 1.1500 - 1.1600
Buy: 1.1650 (pada retracement setelah retest level 1.1550) ; target 1.1800-1.1850; StopLoss 1.1580
Sell: 1.1500 (pada fundamental negatif yang kuat) ; target 1.1350-1.1300; StopLoss 1.1570
Penyebab utama pelarian dari risiko masih tetap pada penutupan pemerintahan AS. Kekurangan likuiditas pekan lalu menyebabkan jatuhnya pasar kripto dan saham, serta kenaikan dolar yang tidak rasional.
Pada hari Jumat, Federal Reserve turun tangan dan menurunkan suku bunga SOFR. Pernyataan Presiden The Fed New York, John Williams, bahwa The Fed “segera” akan melanjutkan pembelian obligasi Treasury jangka pendek untuk mengelola cadangan, mempercepat penurunan dolar. Bitcoin menyentuh titik terendah baru, dan pasar saham terus turun hingga penutupan akhir pekan. Detail mengenai waktu dan besaran program pelonggaran kuantitatif (QE) baru belum tersedia.
Shutdown kini mulai menimbulkan dampak nyata pada ekonomi AS — selain keterlambatan pembayaran gaji dan tunjangan sosial, krisis transportasi juga semakin dekat. Jika pemerintah tidak kembali beroperasi sebelum Hari Thanksgiving pada 27 November, bencana ekonomi besar bisa terjadi.
Senator sedang mencoba menyusun rancangan undang-undang bipartisan untuk mengakhiri shutdown.
- Trump menolak keras memperpanjang program Obamacare, dengan alasan bahwa kebijakan tersebut memperbesar beban anggaran dan memperkaya perusahaan asuransi.
- Demokrat yakin jika mereka mengalah sekarang, Trump akan mengingkari janjinya mengenai asuransi kesehatan.
- Pada hari Jumat, Demokrat mengusulkan RUU alternatif yang memperpanjang keringanan pajak kesehatan selama satu tahun dengan imbalan pembukaan kembali pemerintah.
- Trump sedang mempelajari alternatif lain, termasuk pembayaran langsung kepada warga untuk asuransi swasta, yang dibiayai dari pendapatan tarif baru. Ide-ide tersebut masih dalam tahap awal pembahasan.
- Kemarin (pada hari libur!) kedua majelis Kongres AS secara aktif mencari solusi yang dapat diterima oleh kedua pihak. Tampaknya Trump berusaha mengakhiri shutdown secepat mungkin.
- Partai Republik kemungkinan akan mengajukan ultimatum kepada Demokrat: berikan konsesi atau hapus aturan filibuster (yang memerlukan 60 suara untuk undang-undang keuangan).
Bagaimanapun, fakta bahwa Partai Republik mulai bernegosiasi secara aktif meningkatkan peluang tercapainya kompromi pada minggu mendatang.
Ada harapan bahwa The Fed siap mendukung pasar dengan likuiditas, dan bahwa Trump tidak akan membiarkan kehancuran keuangan atau resesi menjelang pemilu paruh waktu tahun 2026.
Setelah shutdown berakhir, pasar diperkirakan akan memasuki reli Natal, namun masih ada satu masalah lagi.
Pakar hukum memperkirakan kemungkinan 80% bahwa Mahkamah Agung AS akan memutuskan bahwa tarif Trump yang diberlakukan dengan alasan “keamanan nasional” adalah ilegal. Pemerintah sedang menyiapkan perintah tarif baru, sehingga pasar kemungkinan akan tetap bergejolak setidaknya selama dua minggu ke depan.
Jadi kita bertindak bijak dan menghindari risiko yang tidak perlu.
Profit untuk semua!